6 Hal Ini Wajib Kamu Perhatiin Sebelum Order Kaos dari Produsen

Sebelum memesan t-shirt kepada vendor atau pemasok, Anda harus mencatat hal berikut:

1.Jenis bahan kaos

Tentukan jenis kemeja yang Anda inginkan. Jenis bahan katun biasanya combad cotton, cotton carded, TC, hyget, atau PE. Setiap material memiliki karakteristik yang berbeda, harganya berbeda. Jika Anda tidak mengerti jenis t-shirt yang ingin Anda gunakan, Anda bisa membawa sampel kemeja Anda sehingga Anda harus bertanya kepada suplier produksi Anda.

Perhatikan juga warna t-shirt yang Anda inginkan dari pesan Anda. T-shirt pada umumnya memiliki kemarahan warna yang sangat lebar, pastikan Anda memilih kaos warna dengan bahan yang tersedia dipasaran.

2.Model & Ukuran T-shirt

Pastikan Anda tahu jenis kemeja yang ingin Anda pesan. Apakah model itu adalah kaos berkerah, atau model kaos. Lebih jelasnya, apakah ada variasi jahitan, misal warna kerah atau warna lengan berbeda dengan warna bodi kemeja. Selain modelnya, perhatikan ukuran yang Anda inginkan. Harap dicatat bahwa tidak ada standar default dalam ukuran S / M / L / XL, masing-masing vendor memiliki standar yang berbeda. Sama seperti di atas, akan lebih baik jika ada contoh kemeja yang sudah jadi untuk mempermudah proses produksi t-shirt anda.

3.Desain t-shirt

Anda perlu tahu bahwa setiap desain memerlukan perawatan yang berbeda dalam proses produksi kaos. Jenis desain pada kemeja itu sendiri umumnya disulam untuk kemeja kerah, atau sablon untuk T-shirt. Tidak semua desain bisa disulam, namun hampir semua desain bisa diputar.

4.Tipe Sablon

Jika Anda memutuskan untuk membuat kaos yang disaring, Anda harus memperhatikan jenis sablon. Screen printing memiliki banyak variasi, baik jenis sablon digital, maupun jenis sablon manual. Untuk jenis digital printing ini, bisa menggunakan kertas transfer, stiker, tumbuh dalam kegelapan, berbondong-bondong, dan masih banyak lagi.

Biaya cetak digital biasanya lebih mahal daripada sablon manual. Keuntungan dari pencetakan digital adalah untuk menangkap gambar rinci pada desain kaos Anda. Misalnya, Anda ingin mencetak foto di T-shirt, maka Anda harus menggunakan sablon digital. Perlu dicatat bahwa kelemahan sablon digital ini kemungkinan tidak tahan lama, apalagi jika t-shirt tersebut tidak diobati dengan baik.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan sablon manual, maka perhatikan jenis tinta sablon yang digunakan. Yang biasa digunakan adalah extender pigmen jenis tinta (menyerap pada kemeja) dan jenis tinta pasta karet (menempel pada t-shirt). Keduanya menghasilkan warna dan karakteristik yang berbeda pada t-shirt.

5.Berikan Order secara jelas dan Tertulis

Singkatnya, tatanan kerja yang diberikan oleh Anda, kepada pemasok produksi kaos Anda. Brief ini biasanya tertulis di selembar kertas, berisi spesifikasi t-shirt yang akan diproduksi. Dalam daftar singkat harus tercantum: jenis kaos, t-shirt, model jahitan, dan lampirkan desain Anda, termasuk posisi warna dan gambar.

Anda harus membawa desain cetak Anda ke vendor. Brief ini akan menjadi rujukan bagi vendor untuk memproduksi kaos. Dengan singkat, ada sedikit kemungkinan kesalahan produksi.

6.Jumlah harga dan pesanan

Prinsip yang berlaku di dunia konveksi adalah, semakin banyak jumlah pesanan Anda maka Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah. Jika Anda serius melakukan pemesanan kaos, buat setiap desain minimal 4 lusin.

Dengan jumlah itu Anda akan dapat mengetahui apakah desain Anda dapat diterima di pasar atau tidak dan Anda bisa mendapatkan harga yang kompetitif. Terlalu sedikit akan membuat Anda menebak, apakah desain Anda dapat diterima di pasar, atau kebetulan dijual secara kebetulan. Meski jumlahnya terlalu banyak, akan menyebabkan risiko stok terlalu tinggi.

Tinggalkan Balasan